7 Alasan Resign Kerja untuk Pertahankan Reputasi

Beberapa alasan resign kerja berikut ini bisa kita pakai untuk menjawab pertanyaan saat interview kerja agar reputasi kita tetap terjaga.

alasan resign kerja

alasan resign kerja

Juragan Artikel – Salah satu poin pertanyaan yang selalu dilontarkan saat wawancara kerja adalah alasan resign kerja. Khususnya kepada pelamar kerja yang punya riwayat resign dari tempat kerja yang lama.

Pertanyaan ini wajar, karena memang si pewawancara ingin tahu hal-hal yang melatarbelakangi seseorang meninggalkan pekerjaan lama.

Khawatirnya ada riwayat resign karena perilaku negatif si pelamar kerja atau ada riwayat diberhentikan secara tidak hormat oleh perusahaan yang lama.

Satu informasi ini saja bisa menjadi kunci bagi pewawancara untuk melihat reputasi pelamar kerja. Kalau riwayatnya bagus, tentu akan lanjut interview ke pertanyaan lainnya.

Nah, masalahnya banyak yang belum tahu bagaimana cara menjawab dengan baik atas pertanyaan tersebut. Sehingga reputasi kita sebagai pelamar kerja tetap terjaga.

Beberapa alasan resign kerja berikut ini bisa kita pakai untuk menjawab pertanyaan saat interview kerja agar reputasi kita tetap terjaga.

Resign Karena Batasan Jenjang Karir

Ada saatnya kita resign karena sudah mentok enggak bisa lagi naik ke jenjang karir yang lebih tinggi. Misal untuk jabatan manajer biasanya dituntut minimal memiliki kualifikasi lilusan sarjana. Ketika kita hanya lulusan D3, kemungkinan besar karir kita mentok di staf pelaksana.

Nah, hal ini bisa jadi alasan kita ketika pindah kerja. Apalagi jika tahu di tempat kerja yang baru ada peluang karir yang lebih menjanjikan.

Pihak yang menginterview kita akan memandang logis alasan kita resign dari tempat kerja yang lama. Bahkan mereka mempertimbangkan bahwa kita concern terhadap pengembangan karir.

Resign Karena Ada Peluang yang Lebih Baik

Peluang dalam hal ini bisa bermacam-macam, seperti peluang mendapatkan gaji lebih besar, peluang menduduki jabatan lebih tinggi, peluang mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik, dan lain sebagainya.

Ketika kita memiliki ambisi mengejar peluang yang lebih baik, ada persepsi positif dalam diri orang lain yang menilai bahwa kita selalu berorientasi pada target pencapaian hasil. Dan, juga memiliki effort untuk mewujudkannya.

Resign Karena Melanjutkan Pendidikan

Alasan resign karena melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ini mungkin yang paling sering dipakai. Biasanya sekadar dipakai untuk bargaining posisition untuk minta naik gaji, atau memang pengin memperbaiki jenjang karir dalam suatu jabatan di tempat kerja.

Alasan resign karena ingin melanjutkan pendidikan ini sangat tepat jika kita gunakan untuk menjaga reputasi kita di tempat kerja yang baru.

Resign Karena Mengembangkan Networking

Enggak bisa dipungkiri bahwa di era sekarang ini networking merupakan salah satu hal yang menjadi sangat penting dalam bisnis dan pengembangan karir.

Jaringan pertemanan yang luas memungkinkan kita untuk bisa mendapatkan dukungan yang baik dalam menjalankan bisnis dan mengembangkan karir.

Kita bisa menggunakan alasan ini untuk menjaga reputasi ketika resign. Perusahan yang baru akan berusaha menjaga hubungan baik dengan kita jika memang memahami value yang kita miliki.

Resign Karena Menemukan Tempat Pengabdian yang Lebih Baik

Alasan resign yang ke lima adalah karena menemukan tempat pengabdian yang lebih baik. Dalam hal ini mau enggak mau kita pada akhirnya membandingkan antara tempat kerja yang lama dengan yang baru.

Meski kita belum bisa memastikan kondisi tempat kerja yang baru lebih baik daripada tempat yang lama, kita harus bisa meyakinkan kepada pewawancara bahwa kita sudah menemukan tempat yang lebih baik.

Sebagai tempat pengabdian baru yang diyakini jauh lebih baik dibanding tempat kerja kita yang lama.

Resign Karena Passion

Passion juga sering jadi alasan seseorang untuk resign. Ini biasanya dilakukan oleh para pekerja kreatif yang tidak suka dengan aturan yang kaku di tempat kerja.

Kadang mereka merasa perlu keluar dari zona kerja yang kurang sejalan dengan passionnya. Nah, ini juga bisa kita jadikan alasan ketika resign dan melamar kerja di tempat baru.

Tentu kita harus memastikan bajwa di tempat kerja yang baru tersebut bisa mengakomodir passion kita. Sehingga ketika diterima kerja, ya kita enggak tertekan seperti di tempat kerja yang lama.

Resign Karena Alasan Keluarga

Alasan resign yang terakhir adalah karena alasan keluarga. Resign karena alasan keluarga biasanya sangat sering dipakai oleh karyawan cewek pada umumnya.

Paling sering sih beralasan karena ikut suami yang pindah tugas ke luar kota, atau karena ingin merawat orang tua.

Sehingga memang butuh waktu lebih banyak untuk bersama dengan keluarga. Alasan ini bisa kita gunakan untuk menjaga reputasi kita.

Itulah 7 alasan resign kerja yang bisa kita pakai untuk mempertahankan reputasi saat wawancara perkerjaan. Ada baiknya alasan tersebut kita pilih salah satu yang sesuai dengan kondisi riil yang dialami.

Sehingga dalam menjawab pertanyaan interview tersebut kita enggak perlu berbohong untuk menutupi sesuatu. Sebab kebohongan sedikitpun bisa mempersulit proses wawancara kita.

Selamat mencoba, semoga mendapat tempat kerja yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *